Berbagi Informasi Unik

Berbagi informasi unik tentang kesehatan, budaya, wisata, iptek, politik dan hal yang unik lainnya

Budaya Nyirih-Nginang dan Manfaat Kesehatannya



Budaya nyirih-nginang ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satu manfaat yang paling menonjol dari kebiasaan menyirih adalah meningkatkan kekuatan gigi. Lihat saja para lansia yang terbiasa nyirih bandingkan dengan lansia yang tidak biasa nyirih, mana lebih kuat giginya dan mana yang masih utuh giginya apakah lansia yang hobi nyirih atau tidak. Nenek moyang kita telah mengetahui cara untuk memperkuat gigi dengan nyirih, sebelum ditemukannya pasta gigi. Hal ini memicu beberapa pasta gigi telah menambahkan zat xilitol yang terdapat dalam sirih untuk memberikan manfaat yang sama seperti nyirih.

Selain memperkuat gigi budaya nyirih juga memiliki manfaat kesehatan mencegah perdarahan pada gusi, peradangan gusi, hal ini merupakan kasiat dari buah pinang yang biasanya ditambahkan para nenek moyang yang suka nyirih. Pengobatan Cina tradsional menggunakan buah pinang sebagai obat diare, cacingan terutama untuk mengatasi cacing pita. Buah pinang juga kaya akan serat, sehingga dengan kandungan pinang dalam budaya nyirih juga memperlancar buang air bersih. 


Apa Saja Komposisi Menyirih?
Berdasarkan kandungan utamanya, campuran sirih adalah kombinasi dari daun sirih, biji pinang dan kapur (aqueous calcium hydroxide past ), tembakau dan gambir. Ada beberapa istilah dan jenis campuran dalam mengunyah sirih seperti pan masala(biji pinang, kapur, catechu, dan campuran lainnya), mainpuri (tembakau, kapur, biji pinang, camphor dan cengkeh), mawa (biji pinang, tembakau, kapur), khaini(tembakau dan kapur), dan gutka (pan masala ditambah tembakau).


Bagikan :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "Budaya Nyirih-Nginang dan Manfaat Kesehatannya"

Selamat sore Gede. Perkenalkan, nama saya Dewa. Suksma atas informasinya. Mohon di cek lagi di bagian xylitol. Xylitol tidak memiliki efek antimkroba. Bahan ini tidak dapat dicerna oleh mikroba mulut, sehingga ditambahkan dalam pasta gigi untuk memberikan rasa manis dan segar, dan tidak mendukung pertumbuhan mikroba lanjutan.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top