Diet Untuk Pasien Thalasemia :
Penderita Thalasemia pada masa
pertumbuhannya memerlukan masukan protein dan kalori yang tinggi, kalori
terutama berasal dari karbohidrat, sedangkan lemak cukup diberikan dalam jumlah
normal,
Makanan yang
harus dihindari oleh pasien:
![]() |
| Makanan dengan kandungan tinggi Zat Besi |
Hindari makanan dengan kadar zat besi tinggi :
Makanan dengan kandungan besi tinggi
:
ü Organ dalam
(hati, ginjal, limpa)
ü Daging Sapi,
ü Hati dan
ampela ayam
ü Ikan Pusu
ü Kerang,
ü Telur Ayam
ü Telur Bebek
ü Buah
kering/kismis, kacang
ü Kacang-kacangan
yang digoreng
ü Kacang-kacangan
yang dibakar
ü Biji-bijian
yang dikeringkan
ü Sayuran
berwarna hijau (bayam, kalian kangkung)
![]() |
| Makanan dengan kandungan zat besi sedang |
Makanan yang diperbolehkan :
Kandungan Besi Sedang :
Daging Ayam (maksimal 2
potong/hari), Tahu/tempe (1 potong), Sawi, lime beans dan kacang panjang (0,5
cup/hari), bawang, gandum (jumlah sedang).

Kandungan besi rendah :
Nasi, Roti, biscuit,
umbi-umbian (wortel, lobak, bengkoang), Semua jenis ikan, semua jenis buah
(yang tidak dkeringkan), susu, keju, minyak dan lemak.
![]() |
| Makanan dengan kandungan Zat Besi Rendah |
Minuman yang menghambat
penyerapan besi dapat diminum satu jam setelah makan untuk mengurangi
penumpukan zat besi di dalam tubuh. Minuman yang menghambat penyerapan zat besi
yaitu Teh dan Kopi, namun hindari minum minuman dengan kadar vitamin C yang
tinggi, karena mempercepat penyerapan zat besi.



0 Komentar untuk "Diet Untuk Penderita Thalassemia "