Tahukah Anda bagaimana peran pohon dalam menjaga air tanah? hari ini saya akan mulai dari sebuah cerita dimana muncul sebuah mata air dari bawah pohon Bambu.
Setiap ada mata air disitulah ada kehidupan, hari ini terlihat kerumunan warga datang ke rumah warga di Desa Bungkulan membawa galon, jirigen, botol tempat air minum. Mereka datang kerumah warga tersebut karena ingin mendapatkan air alami yang muncul dibawah pohon bambu dekat dengan rumah kakek nenek yang telah lama tinggal dipinggiran sungai musiman yang bernama sungai daya orang bali menyebutnya dalam bahasa Bali "Tukad Daya". Sebut saja nama kakek itu kakek A. Setelah diketahui adanya sumber mata air dirumah kakek A, jajaran desa bungkulan pun melakukan uji klinis air tersebut apakah bisa di minum apa tidak. Setelah di uji dan diketahui air itu bisa diminum langsung, semakin ramai orang berdatangan untuk mencari air minum alami tersebut. Desa Bungkulan pun menerapkan tarif Rp. 3.000/galon. Kakek A selalu menjaga mata air itu dan menerima bayaran tiap warga yang mau mencari air di rumahnya.
Apa yang menyebabkan timbulnya mata air di rumah kakek A?
Dilihat dari struktur tanah dan lingkungan sekitar rumah kakek A, rumah kakek A dekat dengan sungai daya yang berisi air musiman, ketika musim hujan maka air di sungai itu akan penuh, dan dimusim kemarau air mulai surut. Struktur tanah di rumah kakek A dan sungai daya itu berupa tanah batuan "paras" dimana paras ini akan menjadi penyerap sekaligus penyaring alami untuk air sungai yang keruh. Kemudian didekat sungai banyak terdapat pohon bambu, pohon bambu diyakini memiliki kemampuan menyerap air hingga 90% dan menyimpanya didalam tanah. Mungkin hal inilah alasan kenapa di rumah kakek A terdapat sumber air yang segar. Air ini lebih nikmat dari air kemasan, sejuk dan benar-benar bisa menghilangkan dahaga.
Pohon Bambu Penyerap Air Hujan :
Bambu adalah pohon yang memiliki banyak manfaat, batang bambu dimanfaatkan untuk membuat bangunan, karya seni, hingga batang bambu yang masih muda bisa dijadikan sayuran. Siapa sangka bambu juga memiliki kemampuan menyerap air hujan hingga 90%, dan 10% air akan menguap. Philip menjelaskan bahwa bambu mampu menyerap 90 persen air hujan, jumlah air yang menyerap ke tanah dan terserap ke sumber air akan berkelimpahan. Hal ini sangat bermanfaat bagi yang memiliki sumur dirumah, disarankan untuk menanam pohon bambu di pekarangan sehingga mampu mempertahankan keberlimpahan air di sumur anda. Bambu memiliki akar rimpang yang dapat mengikat tanah dengan kuat dan akar rimpang inilah yang memungkinkan bambu bisa menyerap air hujan yang banyak dan menyimpannya dalam tanah.
Jadi untuk mempertahankan air tanah tetap lestari dan juga udara tetap sejuk marilah kita beramai-ramai menanam pohon yang mampu menyerap air hujan dan menjaga udara tetap hijau salah satunya dengan menanam pohon bambu.

0 Komentar untuk "Pohon Bambu Penyerap Air Hujan."