Berbagi Informasi Unik

Berbagi informasi unik tentang kesehatan, budaya, wisata, iptek, politik dan hal yang unik lainnya

Apakah Selamanya Politk Itu Kejam? Tanya Iwan Fals


Dalam lirik lagu berjudul "sumbang" karya musisi legendari Iwan Fals, dalam liriknya mengungkapkan bagaimana kejamnya para politisi, menjilat, menghasyut, menindas, memperkosa hak-hak orang lain. Apakah selamanya politik itu kejam? pertanyaan yang rasanya kita harus jawab dan lakukan perubahan.

Tahun 2014 ini merupakan tahun politik di Indonesia dimana beberapa orang perwakilan rakyat, partai politik memperebutkan kursi jabatan publik dengan janji Indonesia yang lebih baik, mereka saling menyerang di media masa, saling menjelek-jelekan lawan politik, menyuarakan janji-janji politik, hingga sampai ada beberapa yang berani menandatangi kontrak politik. Desas-desus kelemahan dan kelebihan para calon presiden pun mencuat di media, terkadang ada beberapa media yang mengungkap kelebihan salah satu calon presiden dan menjelekan calon yang lain.

Sebelum kita menjawab pertanyaan musisi legendarin Iwan Fals mari kita cari pengertian politik apakah sejatinya politik itu?.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, Politik (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.  Indonesia menganut paham Trias Politica dimana kekuasaan dibagi menjadi tiga yaitu Legislatif, Eksekutif dan Legislatif. 

Ajaran Trias Politica diajarkan oleh pemikir Inggris yaitu John Locke dan pemikir Perancis yaitu de Montesquieu. Menurut ajaran tersebut :
a. Badan Legislatif, yaitu badan yang bertugas membentuk undang-undang
b. Badan Eksekutif, yaitu badan yang bertugas melaksanakan undang-undang
c. Badan Yudikatif, yaitu badan yang bertugas mengawasi pelaksanaan Undang-undang, memeriksa dan mengadilinya.
Lalu kenapa Iwan Fals mengatakan dalam lagunya politik itu kejam? menjilat, menghasyut, menindas, memperkosa hak-hak orang lain. Kita bisa lihat sekarang bagaimana sepak terjang para politisi di Indonesia dari berita-berita media masa, kita bisa lihat siapa yang benar-benar tulus bekerja untuk mensejahterakan rakyat, dan siapa yang akan menghalalkan segala cara untuk merebut kekuasaan dengan cara menjilat, menghasyut dan membodohi rakyat. Hanya dengan hati nurani kita bisa melihat ketulusan para calon penguasa, kita tidak bisa menggunakan logika untuk memilih, kita harus memilih menggunakan hati nurani untuk bisa dudukan para orang baik dan tulus di kursi Legislatif, Eksekutif maupun Yudikatif, dengan seperti itu tak akan lagi ada politisi yang kejam, biarlah politisi kejam hempas dimakan jaman karena masyarakat menggunakan hati nuraninya memilih. Memilih yang baik tingkah lakunya, karakternya bukan memilih janji-janji politiknya, untuk itu gunakan hak pilih kita jika kita ingin perubahan menuju yang terbaik.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "Apakah Selamanya Politk Itu Kejam? Tanya Iwan Fals"

Sosok Iwan fals begitu melekat di benak aku dan keluarga, teutama salah satu sahabatku yang sangat tergila gila dengan beliau, sedikit coretan pena untuk beliau disini http://updateberitadunia.blogspot.co.id/2015/10/iwan-fals-alias-virgiawan-listanto.html

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top